Menurut artikel yang saya baca. seorang pelayan restoran sudah seharusnya memberikan pelayanan (service) yang maksimal di setiap kesempatan kepada customernya. Hal lai yang harus diperhatikan adalah seorang pelayan restoran sedikit tidaknya harus mengetahui karakteristik dari customernya masing-masing. Seperti artikel dari dosen saya (derinta-derinta.blogspot.com) disana dinyatakan berbagai macam karakteristik customer yang makan di sebuah restoran. Saya sependapat dengan artikel tsb.
Ada halnya seorang pelayan menilai customernya sendiri untuk mengetahui needs or wants mereka dengan baik. fenomena membaca meja diartikan sebagai ketelitian, kecermatan dan kepekaan si pelayan terhadap keinginan dan kebutuhan si tamu saat makan di restoran hanya dengan melihat gerak kepala maupun sekali lirik saja.
Selain rasa makanan, ketepatan waktu dalam menghidangkan makanan dan suasana restoran, ada hal yang tak kalah pentingnya menurut saya yaitu "ramah tamah". jadi seorang pelayan harus memiliki sifat keramah tamahan di dalam dirinya sendiri untuk menciptakan suasana yang nyaman, hangat dan melayani semua customernya dengan ramah dan sopan dari tamu datang ke restoran sampai pulang, hal itu yang disebut first and last impression. Tamu mempunyai sifat yang tidak mau di bandingkan oleh pelayan jadi semaksimal mungkin kita harus melayaninya walaupun dalam keadaan rame (crowded). kalau customer sudah merasa nyaman dan puas terhadap pelayanan di suatu restoran pastinya customer akan datang lagi dan hal yang lebih menguntungkan bagi restoran adalah datangnya customer baru artinya secara tidak langsung si customer mempromosikan sebuah restoran ke teman atau keluarganya jika customer sudah merasa puas akan pelayanan di sebuah restoran. (promotion customer to customer)
Desak Made Sri Wahyuni
11.3.05.1.007
UL. MPH
Tidak ada komentar:
Posting Komentar